Kamis, 24 April 2025

Hati yang Sunyi: karya Maurinta

   Dalam kehidupan ini tak  selalu berjalan mulus seperti yang kita harapkan. Kadang kita dihadapkan dengan kesunyian yang sangat menyakitkan, apalagi saat orang-orang yang kita cintai mulai tinggal menjauh hanya karena suatu  keadaan. Seperti yang dikisahkan dalam novel yang berjudul "Hati yang Sunyi" karya Maurinta. 
   Novel ini mengisahkan tentang perjalanan hidup pasangan suami istri, Calvin dan Alea yang mengalami sindrom sarang kosong atau tantangan emosional setelah anak tunggal mereka, Tiara pergi ke Inggris untuk melanjutkan studi. Kepergian anak tunggal mereka itu meninggalkan kesunyian dan kekosongan yang begitu besar dalam perjalanan hidup  mereka. Alea mengalami kekosongan batin dan calvin mengalami gangguan kesehatan akibat tekanan psikologi. 
    Waktu terus berlalu dan kehidupan mereka tetap terus berjalan walaupun selalu diiringi  oleh kesunyian. Supaya mereka tidak terus berlarut dalam kesunyian mereka memutuskan untuk merawat seorang anak yatim piatu bernama Sivia. Mereka dipertemukan dalam kegiatan sosial di sebuah asrama. Ternyata bukan cuma Calvin dan Alea saja yang merasa kesepian, tetapi hal   itu juga dirasakan oleh seorang Sivia . Tapi sejak kehadiran calvin dan Alea, Sivia kembali menemukan kasih sayang kedua orang tuanya. Orang tua kandung Sivia meninggal karena kecelakaan pesawat. 
   Sebelum bertemu dengan Calvin dan Alea, Sivia tinggal di sebuah asrama. Diasrma Sivia tidak memiliki banyak teman. Sebagian besar penghuni asrama merundungnya karena dia berbeda, Sivia seorang anak perempuan yang cerdas dan cantik dan memiliki banyak kelebihan lainnya, dan hal tersebut yang membuat seisi asrama iri padanya.
   Kehadiran Sivia dalam kehidupan Calvin dan Alea, mengikis kekosongan dihati mereka dan dapat membawa warna baru dalam kehidupan mereka. Selain merawat dan memperhatikan Sivia, calvin juga selalu memberi dukungan kepada keenam sahabatnya yang tertimpa banyak masalah. Calvin dan Alea bersahabat dengan orang-orang lintas usia, profesi, iman dan kelas sosial. Calvin selalu mendukung dan selalu  membantu para sahabatnya dalam menyelesaikan  masalah. 
Novel ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran tentang arti cinta, keluarga, dan ketulusan. 

Merayakan Diri dengan Damai

  Semoga aku selalu dianugerahi kekuatan dan kebijaksanaan untuk menemukan cara-cara indah dalam merayakan diriku sendiri. Dalam hening yang menenangkan, dalam rasa syukur yang tulus, tanpa perlu bergantung pada kehadiran atau bantuan orang lain untuk meraih kebahagiaan. Karena, ketika aku mencintai diriku sendiri tanpa membebani orang lain, di situlah sejati ketulusan dan kedewasaan itu ditemukan.

Rabu, 23 April 2025

Cahaya Harapan Di Tengah Kegelapan

  Di tengah keheningan malam yang tenang,  ratusan lilin menyala perlahan, menciptakan lautan cahaya hangat yang penuh makna di dalam gedung gereja  yang sepi. Setiap nyala lilin yang dipegang oleh umat melambangkan harapan, kebangkitan, dan cahaya Kristus yang mengalahkan gelapnya kematian. 
 
Dengan mengenakan pakaian putih sebagai simbol kesucian, umat berkumpul dalam doa dan nyanyian, merasakan kedamaian yang mendalam di dalam hati. Sabtu Suci bukan sekadar sebuah perayaan, melainkan juga  malam yang  sangat indah, dipenuhi harapan, dan menghadirkan sukacita menjelang perayaan Paskah.

Kiss That Frog oleh oleh Brian Tracy dan Christina Tracy Stein


    Buku "Kiss That Frog! " oleh Brian Tracy dan Christina Tracy Stein adalah buku tentang pengembangan diri yang menjelaskan bagaimana mengubah pikiran dan perasaan negatif menjadi positif. Menggunakan cerita "Pangeran Katak," buku ini menunjukkan bahwa setiap orang memiliki hambatan yang harus dihadapi untuk mencapai potensi terbaik.
   Kebahagiaan sejati berasal dari cara kita melihat diri sendiri, dan kita semua memiliki nilai serta potensi yang tak terbatas. Dengan berpikir positif, membayangkan masa depan yang ideal, dan bertindak, setiap orang dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik dan bahagia. Buku ini juga memberikan prinsip praktis untuk membangun kepercayaan diri, mengatasi ketakutan, dan mengembangkan kebiasaan positif.

Reclaiming Conversation_the power of talk in a digital ( Sherry Turkle )

  Buku "Reclaiming Conversation: The Power of Talk in a Digital Age" oleh Sherry Turkle mengingatkan kita akan pentingnya percakapan langsung di era teknologi yang dominan. Turkle bertanya apakah koneksi digital benar-benar mendekatkan kita. Ia mencatat adanya kecenderungan menjauh dari percakapan tatap muka, lebih memilih komunikasi lewat pesan teks atau media sosial. Padahal, percakapan langsung adalah tempat di mana empati dan hubungan yang lebih berarti tumbuh.

  Dengan menggunakan metafora tiga kursi, Turkle menggambarkan peran kesendirian, persahabatan, dan masyarakat. Meskipun kita sering berada di sekitar orang lain, kita merasa kesepian karena perhatian kita terfokus pada layar. Ia tidak menolak teknologi, tetapi mengajak kita untuk menggunakannya dengan lebih sadar, menciptakan keseimbangan antara terhubung dan mempertahankan kedalaman hubungan. Kita merindukan bukan hanya koneksi, tapi juga kehadiran nyata.



Senin, 14 April 2025

The Shelter: kami sama-sama takut kehilangan Karya Aydan Ahn

The Shelter : Kami Sama-sama Takut Kehilangan karya Aydan Ahn mengisahkan Jeon Yang, seorang idol dari girl band Velvet yang berada di bawah agensi EAST Entertainment. Ia diam-diam menjalin hubungan asmara dengan Kang Woon, anggota boy band populer CESC dari agensi rival, Star Gene—hubungan yang sangat dilarang dalam dunia K-pop karena peraturan ketat dan persaingan antar agensi. Mereka hanya bisa bertemu secara diam-diam di sebuah kedai teh bernama "The Shelter", milik seorang pemuda Jepang bernama Yutaki. 

Konflik besar muncul saat Star Gene meluncurkan girl band baru bernama Pinklist dengan konsep yang nyaris sama seperti comeback Velvet. Jeon Yang pun menjadi tersangka utama dalam tuduhan pencurian konsep dan informasi rahasia karena hubungannya dengan Kang Woon. Tuduhan ini membuat posisinya di industri hiburan terancam, memaksanya untuk memilih antara cinta atau karier yang telah ia bangun dengan susah payah, sekaligus menghadapi rasa takut kehilangan dari dua sisi kehidupannya. 

Pesan moral dari The Shelter adalah pentingnya memperjuangkan cinta dan kebenaran meski menghadapi larangan dan tekanan. Novel ini mengajarkan keberanian untuk tetap setia pada diri sendiri dan orang yang dicintai, serta tidak menyerah pada ketakutan kehilangan Buatllah lebih ringkas.


Minggu, 13 April 2025

Episode Terakhir Tentang Dirimu


"Dia bukan sekadar seseorang, dia adalah harapan yang tak terwujud. Tidak lagi perlu berjuang untuk bersama,aku cukup belajar untuk merelakan. 
Luka ini sembuh perlahan, meskipun bayangannya masih menghantui.
 
Aneh, ya? Hati yang terluka ini tetap merasa bahagia melihat senyumnya untuk orang lain. Mungkin inilah saatnya...aku  mengakhiri episode berharap padamu. 

Bukan karena cintaku padamu lenyap, tapi karena kini aku memilih untuk mencintai diriku sendiri. "

My Father🫂❤


   Inilah ayahku, ayah hebatku,cinta pertamaku.  Seorang laki-laki yang mati-matian membesarkanku, tak peduli seberapa letih kehidupan menderanya, semua itu ia lakukan hanya demi kebahagian anak dan keluarganya. Dia memang banyak diamnya tapi dia selalu memberi kenyamanan. 

Bagaimana aku tidak mencintainya, sedangkan cinta dan kasihnya sempurna untukku. Semua ceritanya berani membuatku bermimpi setinggi-tingginya. Dia tidak ada bandingannya, selalu jadi yang terbaik dalam hidupku.  I love you forever❤🫂🫂

Senin, 07 April 2025

Cinta Selamanya karya Eidelweis Almira

"Cinta Selamanya" karya Eidelweis Almira,  sebuah novel yang mendalami tentang  makna cinta sejati yang lahir dari kedalaman perasaan, mengikat hati dan jiwa dalam ikatan kasih yang kuat. Cinta yang digambarkan dalam novel ini bukanlah cinta biasa, karena ia bagaikan tali yang tak mudah terputus, melampaui batasan waktu, ruang, dan rintangan.

 Cerita ini menekankan ketulusan dan kemurnian cinta yang berasal dari-Nya, cinta yang bertahan hingga akhir hayat, memberikan kebahagiaan meskipun melalui perjalanan yang bisa jadi tragis atau manis. 

Minggu, 06 April 2025

Gadis Cilik di Jendela ( Totto Chan) by Tetsuko Kuroyanagi


Buku ini mengisahkan pengalaman masa kecil Tetsuko Kuroyanagi, seorang gadis yang dikeluarkan dari sekolah karena dianggap nakal.
 
Ia kemudian menemukan tempat yang tepat di Tomoe Gakuen, sebuah sekolah yang menawarkan sistem pendidikan yang berbeda dan penuh kasih sayang.

 Di sekolah ini, Tetsuko merasa diterima, percaya diri, dan belajar berbagai hal berharga tentang kehidupan. Meskipun pada akhirnya sekolah tersebut hancur akibat perang, pengalaman di Tomoe Gakuen meninggalkan jejak mendalam yang akan dikenang sepanjang hidupnya.

MENGENAL LEBIH DEKAT PERAN ORGANISASI KEROHANIAN DALAM PEMBINAAN MENTAL MAHASISWA

MENGENAL LEBIH DEKAT PERAN ORGANISASI KEROHANIAN DALAM PEMBINAAN MENTAL MAHASISWA   By; Lidya Dahung, Ekylia Viat, Yustina Gumut, Maria Lira...